mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
Atasi Darurat Rujuk, Bupati Tanjab Barat Resmikan Operasional Ambulance Air Tangis Haru Bu Esi Pecah, Saat Rumahnya Didatangi Danrem dan Wabup Merangin Jaga Kebugaran, Danrem Gapu Olahraga Jalan Kaki Bersama Danrem 042/Gapu Hadiri Pelantikan Bupati Bungo JCH Tanjab Barat Mulai Tarik Balik Setoran Haji

Home / Tanjab Barat

Sabtu, 27 Februari 2021 - 18:03 WIB

BPBD Tanjab Barat Mencatat Selama 2020 Terdapat 16 Terjadi Karhutla

Kepala Pelaksana BPBD Tanjab Barat Zulfikri. [FOTO : jambINET]

Kepala Pelaksana BPBD Tanjab Barat Zulfikri. [FOTO : jambINET]

TANJAB BARAT – BPBD Kabupaten Tanjung Jabung Barat mencatat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di pada 2020, mengalami penurunan dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Terhadap hal ini, diharapkan pada 2021 angka kasus Karhutla di wilayah Kabupaten pesisir Timur Jambi ini bisa berkurang.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanjab Barat, Zulfikri, Sabtu (27/02/21).

“Pada 2020 saja terdapat 16 kali kejadian Karhutla, dengan luasan lahan yang terbakar 36,6 hektare,” sebutnya.

Namun demikian, secara kasus, kata Zul, itu yang banyak pada 2019, hal itu karenakan memang cuaca sangat panas pada tahun itu.

BAJA JUGA  Danrem 042 Gapu Buka Musprov Perbakin Jambi

“Pada 2019 ada 88 kasus kebakaran dengan luas lahan yang terbakar 570 hektare,” ujarnya.

Selain itu kata dia bahwa Tanjab Barat merupakan wilayah yang memiliki lahan struktur gambut yang sangat mudah dan rawan akan kebakaran setiap musim kemarau tiba.

Ia menyebutkan bahwa, kebanyakan lahan yang terbakar adalah milik masyarakat. Lahan yang dibakar kebanyakan adalah lahan tidur yang akan di olah menjadi lahan produktif, namun di lakukan dengan cara di bakar.

BAJA JUGA  Puluhan Pegawai dan Pejabat Pemkab Tanjabbar Ajukan Pindah

Sementara itu, pada 2018 kata Zulfikri kebakaran lahan sebanyak 66 kali dengan luasan lahan yang terbakar seluas 206,09 hektare.

Hal ini meningkat di banding tahun 2017 dengan data kasus kebakaran lahan sebanyak 20 kasus dengan luasan lahan sebanyak 52,13 hektare.

“Kita sudah menghimbau kemudian juga memasang sejumlah spanduk tentang larangan membakar lahan. Artinya yang kita hadapi saat ini tinggal kesadaran masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara tidak membakar,” pesannya.(*/JN)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Bupati Kukuhkan Forum Koordinasi DAS Tanjab Barat

Tanjab Barat

Logistik Pilbup Tanjab Barat 2020 Sudah Diterima KPU

Tanjab Barat

Inovasi Polres Tanjabbar Menuju Zona Integritas WBK Polri Tahun 2020

Tanjab Barat

Bupati Tanjabbar Mengaku Bangga Bersinergi dengan KNPI

Tanjab Barat

Jeter : Bupati Ingatkan PNS dan Non ASN Jaga Netralitas dalam Pilkada

Tanjab Barat

Pemkab Tanjabbar Gelar Acara Pisah Sambut Kajari

Tanjab Barat

Cetak Generasi Berakhlak Mulia Selama Ramadhan, Polres Tanjabbar Gelar Festival Da’i Cilik Online

Tanjab Barat

Satu Petugas KPU Tanjab Barat Diduga Positif COVID-19