mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
Atasi Darurat Rujuk, Bupati Tanjab Barat Resmikan Operasional Ambulance Air Tangis Haru Bu Esi Pecah, Saat Rumahnya Didatangi Danrem dan Wabup Merangin Jaga Kebugaran, Danrem Gapu Olahraga Jalan Kaki Bersama Danrem 042/Gapu Hadiri Pelantikan Bupati Bungo JCH Tanjab Barat Mulai Tarik Balik Setoran Haji

Home / Covid-19 / Tanjab Barat

Minggu, 30 Agustus 2020 - 19:28 WIB

Kapolres Tanjabbar Pimpin Pemakaman Jenazah Pasien Suspek

Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH Memimpin Pemakaman Jenazah MH (34) Pasien Suspek di Pemakaman Khusus Covid-19 Pemkab Tanjab Barat di Desa Terjun Jaya, Betara. [FOTO : JambiNET/ResTjb]

Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH Memimpin Pemakaman Jenazah MH (34) Pasien Suspek di Pemakaman Khusus Covid-19 Pemkab Tanjab Barat di Desa Terjun Jaya, Betara. [FOTO : JambiNET/ResTjb]

TANJAB BARAT – Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH dan ajudannya turun tangan memakamkan jenazah MH (34) pasien Suspek yang meninggal di RSUD KH Daud Arif.

Pemakaman dilakukan di Pemakaman Khusus Covid-19 Pemkab Tanjab Barat di Desa Terjun Jaya, Betara, Minggu (30/08/20) siang.

Pantauan di lokasi pemakaman Kapolres Tanjab Barat yang juga selaku Wadansatgas Covid-19 Tanjab Barat dan Ajudannya memakamkan jenazah dengan APD lengkap. Dibantu 2 orang perawat, 1 sopir ambulan, 2 petugas puskesmas.

Usai pemakaman, perwira dua melati ini mengungkapkan dirinya harus turun tangan, karena petugas yang melakukan pemakaman jenazah jumlahnya terbatas dan belum ada datang.

BAJA JUGA  Lima Hektar Lahan Perkebunan Terbakar di Betara

Lanjutnya juga sebagai bentuk aksi kemanusiaan Polres Tanjab Barat terhadap masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

“Ini sebagai aksi kemanusiaan dan peduli terhadap sesama, di situ juga ada petugas dari Dinkes dan perawat,” ucapnya.

Ia menuturkan pemakaman jenazah pasien Suspek yang dikhawatirkan COVID-19 ini memang harus hati-hati dan ketat protokol kesehatan dan protokol pemakaman.

“Sebelum dilakukan pemakaman kita berifering memberikan arahan kepada personil agar memperhatikan keamanan (Protokol Pemakaman) diri selama proses pemakaman,” jelasnya.

BAJA JUGA  Toilet di WFC Dikunci, Warga : Wajar Kalau Sejumlah Sudut WFC Pesing

Diberitakan sebelumnya MH (31) warga Kecamatan Senyerang merupakan pasien suspek meninggal di RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal pada Minggu pagi (30/08/20).

Sebelum meninggal MH telah menjalani perawatan selama dua hari di RSUD KH. Daud Arif Kuala Tungkal sejak Jumat (28/08/20).

Selanjutnya sebelum mejalani perawatan sesuat orosedur, pasien di rapid tes. Berdasarkan Rapid Tes petugas RSUD sebanyak dua kali hasilnya reaktif.(*/MR)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Atasi Darurat Rujuk, Bupati Tanjab Barat Resmikan Operasional Ambulance Air

Covid-19

Tiga Daerah Ini Tambah Kasus Positif Covid-19 di Jambi

Tanjab Barat

Bermalam di Perkebunan Kapolres Edukasi Cara Buka Lahan Tanpa Bakar dan Olah Limbah Lahan Jadi Pupuk

Tanjab Barat

Sukses, Pemkab Tanjabbar Terima Penghargaan IGA 2020 dari Mendagri

Daerah

Sekda Tanjabbar Ikuti Rakor Kesiapan Pilkada Serentak

Tanjab Barat

Masih Ada Penderita Busung Lapar di Tanjab Barat, Komnas PA : Sangat Memalukan

Tanjab Barat

Lima Hektar Lahan Perkebunan Terbakar di Betara

Covid-19

BREAKING NEWS ; Satu ASN di Tanjabbar Positif COVID-19