mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
Atasi Darurat Rujuk, Bupati Tanjab Barat Resmikan Operasional Ambulance Air Tangis Haru Bu Esi Pecah, Saat Rumahnya Didatangi Danrem dan Wabup Merangin Jaga Kebugaran, Danrem Gapu Olahraga Jalan Kaki Bersama Danrem 042/Gapu Hadiri Pelantikan Bupati Bungo JCH Tanjab Barat Mulai Tarik Balik Setoran Haji

Home / Kriminal / Tanjab Barat

Sabtu, 29 Agustus 2020 - 14:53 WIB

Kasus Pencabulan Modus Bimbel Online via WhatsApp Masa Pandemi Covid-19 di Tanjabbar Dibongkar Polisi

Pelaku AG Ketika Diamankan Tim Petir Polres Tanjab Barat di Kediamannya pada Jumat. [FOTO : JambiNET/ResTjb]

Pelaku AG Ketika Diamankan Tim Petir Polres Tanjab Barat di Kediamannya pada Jumat. [FOTO : JambiNET/ResTjb]

TANJAB BARAT – Kasus pelecehan seksual diduga dilakukan oleh seorang oknum berstatus guru honorer terhadap murid di Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjab Barat dengan modus bimbel online masa pandemi COVID-19 dibongkar oleh pihak Kepolisian Polres Tanjab Barat.

Alhasil seorang terduga pelaku inisial AG (31) yang berperan sebagai mentor dalam bimbel online via medsos Grup WhatsApp di Desa Pematang Lumut Kecamatan Betara ditangkap Polisi.

Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH dikonfirmasi membenarkan pihaknya membongak kasus tersebut dan mengamankan satu pelaku inisial AG.

“AG ditngkap di rumahnya di RT 02, Betara III, Desa Pemarang Lumut, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjab Barat sekitar pukul 00.30 WIB,” ungkap Kapolres, Sabtu (29/08/20).

Kapolres mengatakan kasus pelecehan seksual oknum guru honorer terhadap MP (16) siswi Kelas 1 salah satu SMA tersebut terbongkar dengan adanya laporan dari orang tua korban ke polisi.

BAJA JUGA  Bermalam di Perkebunan Kapolres Edukasi Cara Buka Lahan Tanpa Bakar dan Olah Limbah Lahan Jadi Pupuk

”Modus operandi pelaku yakni Buka Bimbel Online via Whatss App Group ”Belajar Club” pesertanya pelajar SMA, dan bujuk rayu korban untuk belajar ke Rumah degan maksud memudahkan aksinya terhadap korban,” katanya dikonfirmasi, Sabtu (29/08/20).

Melalui grup WA Belajar Club, dimana terlapor adalah mentor dalam grup tersebut. Korban termasuk anggota yang aktif bertanya dalam grup tersebut, hal tersebut membuat komunikasi antara keduanya berjalan intens.

Dikatan Guntur, kejadian yang menimpa siswi asal Sumsel itu pada 15 Februari 2020 lalu. Pelaku mengajak korban ke Jambi dan korban memberanikan diri ke Jambi. Aksi bejat pertama kali dilakukan di rumah pelaku pada waktu subuh.

BAJA JUGA  Mogok Kerja, Ini Sederet Tuntutan Buruh PT IIS  

“Dalam melancarkan aksinya, pria yang bestatus bujangan ini juga meminta korban ke Jambi untuk menghibur pelaku akan tes CPNS waktu itu,” katanya.

Kapolres mengungkapkan pihaknya masih mengembangkan kasus ini karena kuat dugaan korban tindakan asusila pelaku tidak hanya satu namun beberapa sisiwi lainnya juga dimungkinkan mengalami hal yang sama.

“Kita harap jika ada siswi lainnya yang menjadi korban tindak asusila pelaku untuk segera dapat melporkannya kepada petugas,” tandasnya.

Saat ini pelaku bersama sejumlah barang bukti diamankan di Mapolres Tanjab Barat untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut. Polisi akan menjerat pelaku dengan Undang-Undang Perlindungan Anak.(*/)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Logistik Pilbup Tanjab Barat 2020 Sudah Diterima KPU

Tanjab Barat

Persiapan Latsar CPNS Daring, BKPSDM Tanjabbar Berikan Pelatihan Dasar Apilikasi Zoom Metting

Tanjab Barat

Bupati Tanjabbar Serahkan 146 SK Pengangkatan PNS

Tanjab Barat

Bupati Tanjab Barat Resmi Luncurkan Kartu Berobat Gratis

Tanjab Barat

Tingkatkan Sinergi, Kapolres Tanjab Barat Gelar Ngopi Manis dengan Wartawan

Tanjab Barat

215 Napi Lapas Kuala Tungkal Dapat Remisi Khusus Idul Fitri 1442 H

Tanjab Barat

Masih Pandemi COVID-19, Polres Tanjabbar Gandeng Perusahaan Dorong CSR Untuk UKM Penjahit Produksi 10 Ribu Masker

Tanjab Barat

Kepala BKPSDM Tanjabbar Lantik Pejabat Fungsional Penyuluh Pertanian