mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
Atasi Darurat Rujuk, Bupati Tanjab Barat Resmikan Operasional Ambulance Air Tangis Haru Bu Esi Pecah, Saat Rumahnya Didatangi Danrem dan Wabup Merangin Jaga Kebugaran, Danrem Gapu Olahraga Jalan Kaki Bersama Danrem 042/Gapu Hadiri Pelantikan Bupati Bungo JCH Tanjab Barat Mulai Tarik Balik Setoran Haji

Home / Tanjab Barat

Jumat, 19 Maret 2021 - 13:55 WIB

Penemuan Ratusan Mangkuk Kuno di Seberang Kota Ditetapkan Sebagai Cagar Budaya

Penemuan Mangkuk berjumlah 730 buah di RT 02 Parit Kerbau, Desa Mekar Alam, Kecamatan Seberang Kota, Jumat, 26 Februari 2021. [FOTO : JambiNET/IST]

Penemuan Mangkuk berjumlah 730 buah di RT 02 Parit Kerbau, Desa Mekar Alam, Kecamatan Seberang Kota, Jumat, 26 Februari 2021. [FOTO : JambiNET/IST]

TANJAB BARAT –  Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Provinsi Jambi menetapkan Penemuan Mangkuk berjumlah 730 buah Jumat, 26 Februari 2021 lalu oleh warga di RT 02 Parit Kerbau, Desa Mekar Alam, Kecamatan Seberang Kota, Kab. Tanjab Barat saat masyarakat sekitar melakukan penggalian parit sebagai Objek di Duga Cagar Budaya (ODCB).

Hal ini disampaikan oleh Sigit, Kepala Bidang Registrasi dan penetapan terkait dengan pendataan ODCB di Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Provinsi Jambi, yang juga turun ke lokasi beberapa waktu lalu.

BAJA JUGA  BREAKING NEWS : Sejumlah Penumpang di Pelabuhan LASDP Kuala Tungkal Rapid Antigen

“Pihak kita telah turun ke lokasi bersama dengan pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanjab Barat. Termasuk dengan pihak Kecamatan, pihak Desa dan RT termasuk dengan pemilik lahan masyarakat sekaligus yang menemukannya pertama kali,” ujarnya, kemarin.

Ia menyebutkan bahwa, pihaknya pun telah mendata jumlah Mangkuk yang ditemukan tersebut.

“Kemarin kita buat forum dan kesepakatan bersama untuk menghentikan pencarian, jadi dihimbau untuk tidak melanjutkan pencarian, jadi kemarin dibuat berita acara dan memang semuanya Mangkuk tersebut berjumlah 730 buah,” jelas Sigit.

BAJA JUGA  Tanjab Barat Bentuk Satgas di 3 Wilayah Rawan Karhutla

Ia mengatakan bahwa, secara bentuk Mangkuk tersebut rata-rata berdiameter sekitar 17 cm. Selain itu bentuk tersebut juga berglasir.

“Dari hasil pengelihatan yang kita lakukan di lokasi, bahwa Mangkuk tersebut bukan merupakan produksi dari Indonesia. Yang mana rata-rata tipikalnya itu Mangkuk berukuran 17 cm, itu bukan produksi nusantara, itu dugaan dari China,” ungkapnya.(*/JN)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Satu Petugas KPU Tanjab Barat Diduga Positif COVID-19

Tanjab Barat

Cegah Karhutla, Kejari Tanjab Barat Lakukan Penyuluhan di Betara

Tanjab Barat

Bupati Kukuhkan Forum Koordinasi DAS Tanjab Barat

Tanjab Barat

Pegawai Kejari Tanjab Barat Terima Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama

Tanjab Barat

BPBD Tanjab Barat Mencatat Selama 2020 Terdapat 16 Terjadi Karhutla

Tanjab Barat

Bermalam di Perkebunan Kapolres Edukasi Cara Buka Lahan Tanpa Bakar dan Olah Limbah Lahan Jadi Pupuk

Tanjab Barat

Gubernur Apresiasi Rencana MUBES I Forum Honorer Tingkat Provinsi Jambi

Tanjab Barat

Bupati Tanjab Barat Terima Suntik Vaksin Sinovac Tahap Pertama