mgid.com, 522897, DIRECT, d4c29acad76ce94f
Atasi Darurat Rujuk, Bupati Tanjab Barat Resmikan Operasional Ambulance Air Tangis Haru Bu Esi Pecah, Saat Rumahnya Didatangi Danrem dan Wabup Merangin Jaga Kebugaran, Danrem Gapu Olahraga Jalan Kaki Bersama Danrem 042/Gapu Hadiri Pelantikan Bupati Bungo JCH Tanjab Barat Mulai Tarik Balik Setoran Haji

Home / Jambi

Minggu, 28 Februari 2021 - 18:00 WIB

Polda Jambi Imbau Warga Tak Lakukan Video Call Sex

Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Mulia Prianto. [FOTO : JambiNET/Ist]

Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Mulia Prianto. [FOTO : JambiNET/Ist]

JAMBI – Kepolisian Daerah (Polda) Jambi mengimbau warga Jambi untuk tidak melakukan Video Call Sex atau VCS yang kini marak menimbulkan banyak korban.

Imbauan tersebut disampaikan Subdit Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreksmsus) Polda Jambi melalui media sosial IG Resmi Polda Jambi.

“Jangan lakukan VCS dengan siapapun karena bisa direkam dan dijadikan alat pemerasan juga pengancam. Sudah banyak warganet yang menjadi korbannya,” bunyi dalam imbauan tersebut.

Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Mulia Prianto mengungkapkan imbauan tersebut lantaran mengingat sudah banyak orang menjadi korban pemerasan yang berkaitan dengan pornografi online atau sextortion melalui layanan video call sex (VCS).

BAJA JUGA  Tanjab Barat Status Siaga Darurat Karhutla

“Biasanya saat aktivitas video call sex berjalan, pelaku merekam layar hp korban. Selanjutnya, meng-screenshoot layar handphone yang digunakannya saat korban sedang melakukan aktifitas video call sex, ini sangat berbahaya,” jelasnya.

Bermodalkan screenshoot itu, pelaku pun dengan mudah memeras korban misal dengan meminta pulsa dan sejumlah uang kepada korban. Pelaku juga bisa saja mengancam korban.

BAJA JUGA  KPU Provinsi Jambi Raih Penghargaan Sebagai Pengelola JDIH Terbaik III

“Celakanya jika tidak dipenuhi permintaannya oleh korban, maka video atau tangkapan layar (screenshoot, red) tersebut akan disebarkan kepada rekan-rekan via medsos dan sebagainya,” jelasnya.

Mulia mengungkapkan, agar terhindar dari pemerasan melalui layanan sek semu atau video call sex adalah dengan tidak mengumbar informasi yang bersifat pribadi di media sosial.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar selalu waspada sehingga tidak menjadi korban.

“Selalu sadar dan menjaga diri agar tidak menjadi obyek pornografi di depan kamera, baik secara offline maupun online,” pesannya.(*/JN)

Share :

Baca Juga

Jambi

Corona Meningkat, Pemkot Jambi Tutup Fasilitas Umum 14 Hari Kedepan

Jambi

2 Akun Facebook Pejabat BKD Diretas, Pelaku Kirim Pesan Promosi Jabatan ke ASN

Jambi

Danrem 042/Gapu Gelar Vicon Bersama Pangdam II/Swj Tertkait Kesiapan Pengamanan PSU Gubernur Jambi

Jambi

BPSDM Provinsi Jambi Gelar Pelatihan Peningkatan SDM ASN Berbasis Kompetensi

Jambi

Kartini Fasha Melebur Jadi Kartini CERAH Perkuat CE-Ratu

Jambi

Jika Putusan MK PSU, SEKDA : Pemprov Jambi Sudah Alokasikan Anggaran

Jambi

Ketua KPU Jambi; Tak Netral, KPPS akan Dipecat

Jambi

Maulana Launching Program Inovasi Blue Card bagi Kendaraan Angkutan